Senin, 21 Maret 2016

Perkembangan Teknologi Informasi dan Sistem Informasi Serta Manfaat dalam Dunia Industri



1.      Masa (….s/d 3000 SM)
Pada periode ini, komunikasi menggunakan simbol untuk menyampaikan informasi. Pada tahun 3000-2000 sebelum masehi, manusia menggunakan gambar juga untuk menyampaikan pesan. Pada awalnya teknologi informasi yang dikembangkan manusia pada masa ini berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang mereka kenal. Mereka menggambarkan informasi yang mereka dapatkan pada dinding-dinding gua, tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini mereka mulai melakukan pengidentifikasian benda-benda yang ada dilingkungan mereka tinggal dan mewakilinya dengan bentuk-bentuk yang kemudian mereka lukis pada dinding gua tempa.t mereka tinggal, karena kemampuan mereka dalam berbahasa hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan isyarat tangan sebagai bentuk awal komunikasi mereka pada masa ini. Perkembangan selanjutnya adalah diciptakan dan digunakannya alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti kendang ,terompet yang terbuat dari tanduk binatang, atau isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.

 Contohnya adalah bangsa Fenisia yang mendiami Timur Tengah (saat ini Lebanon) menciptakan model yang sama. Bangsa Yunani Kuno mengadaptasi simbol milik bangsa Fenisia dengan menambahkan huruf vokal yang membuatnya mudah digunakan. Bangsa Romawi Kuno kemudian memakainya juga, yang mana saat ini menjadi alfabet yang kita kenal dan gunakan saat ini. Pembuatan buku dari papirus yang dilekatkan dimulai pada tahun 600 sebelum masehi. Pada awalnya hanya pemuka agama dan pemimpin yang memiliki koleksi buku. Setelah itu ada bangsa Mesir Kuno yang menciptakan sistem angka, sehingga juga mengarahkan pada penemuan alat bantu hitung yang disebut abakus.
Dan Bangsa Barbara menggunakan batu karang yang digoreskan untuk mencatat data. Batu karang yang digoreskan ini disebut petroglyphs.

2.      Masa Abad Pertengahan (3000 SM s/d 1400-an M)
Pada tahun 2900 SM Pengunaan huruf hierogliph pada bangsa Mesir kuno. Hierogliph merupakan bahasa simbol dimana setiap ungkapan diwakili oleh simbol yang berbeda. Tahun 500 SM Serat papyrus digunakan sebagai kertas. Kertas terbuat dari serat pohon papyrus yang tumbuh disekitar Sungai Nil ini menjadi media menulis atau media informasi yang lebih kuat dan fleksibel. Tahun 105 M Bangsa Cina menemukan kertas.

3.      Masa Tahun 1400 - 1800an
Masa ini termasuk dalam masa abad pertengahan. Dimana orang sudah menggunakan peralatan untuk menyimpan, mengolah dan merekam informasi. Salah satu penemuan terpenting dalam masa ini adalah mesin cetak Gutenburg dari Jerman pada tahun 1455. Pada tahun 1600, komputer atau mesin hitung pertama kali diciptakan oleh Blaise Pascal. Komputer ini disebut sebagai Pascaline dan dianggap sebagai titik awal mesin menggantikan otak manusia dalam menghitung data. Alat Mekanis
Pascaline merupakan mesin penghitung mekanis pertama yang diciptakan oleh Blaise Pascal. Mesin ini hanya dapat melakukan penambahan dan pengurangan saja. Charles Babbage menciptakan Babbage’s Difference Engine dan kemudian mengembangkan dengan konsep yang lebih mendalam dan umum menjadi Babbage’s Analytical Engine. Prinsip kerja mesin ini merupakan dasar kerja dari komputer sekarang. Mesin ini dapat melakukan operasi pertambahan, pengurangan, perkalian dan pembagian.
Tahun 1830Augusta Lady Byron menulis program komputer yang pertama di dunia bekerja sama dengan Charles Babbage menggunakan mesin Analytical-nya. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital, 94 tahun sebelum komputer digital pertama ENIAC 1 dibentuk. Tahun 1837 Samuel Morse mengembangkan telegraf dan bahasa kode Morse bersama Sir Wiliam Cook dan Sir Charles Wheatstone yang dikirim secara elektronik. Tahun 1861, Gambar bergerak yang diproyeksikan ke dalam sebuah layar pertama kali digunakan sebagai cikal bakal film sekarang pada zaman dulu proyektor ini berkembang dengan sebutan layar tancap. Tahun 1876 , Pada masa ini ditandai dengan tokoh Melvyl Dewey yang mengembangkan sistem penulisan desimal. . Tahun 1877 Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon yang digunakan pertama kali secara umum. Tahun 1899, dipergunakan system penyimpanan dalam tape (pita) magnetis yang pertama tetapi pada masa ini penyimpanan masih bersifat analog belum digital seperti masa sekarang.

4.      Masa Modern (1942 – sekarang)

  •  Generasi Pertama (1942 -1959 )

 Komponen terbuat dari tabung hampa (Vacuum Tube). Program berupa bahasa mesin (Machine Languange), Menggunakan konsep store program dengan memori utamanya adalah magnetic core storage.  Menggunaka simpanan luar magnetic tape dan magnetic disk,  Karakteristik :
- Ukuran besar
- Cepat panas
- Prosesnya kurang cepat
- Kapasitas untuk penyimpanan data kecil
- Membutuhkan daya listrik besar
- Orientasinya terutama pada aplikasi bisnis
Contoh : Eniac (Electronic Numerical Integrator and Calculator)

 
Gambar 2. Eniac


  •   Generasi Kedua (1959 -1965)

Komponennya terbuat dari transistor untuk sirkuitnya. Program dapat dibuat dalam bahasa tingkat tinggi (high level language seperti Fortran, Cobol, dan Algol) Kapasitas memori utama sudah cukup besar dengan pengembangan dari magnetic core storage, dapat menyimpan puluhan ribu karakter. Menggunakan simpanan luar magnetic tape dan magnetic disk yang berbentuk removable disk atau disk pack.  Mempunyai kemampuan real time dan time sharing, Karakteristik :
- Ukuran fisik lebih kecil dari generasi pertama
- Proses operasi sudah cepat
- Kapasitas memori lebih besar
- Membutuhkan lebih sedikit daya listrik
- Orientasinya pada aplikasi bisnis dan teknik
Contoh : IBM 1401 yang digunakan oleh kalangan industry
 
 Gambar 2. Komputer IBM



  • Generasi Ketiga (1965 -1970)

Komponen yang dipergunakan adalah IC (Integrated Circuit), peningkatan software, pengembangan alat input output, memungkinkan untuk melakukan Multiprocessing dan Multi programming.
Contoh : IBM system 360, UNIVAC 1108
 
 



  •   Generasi Keempat (1970 -1983)

Ada dua perkembangan yang dianggap sebagai generasi keempat
1. Penggunaan LSI (Large Scale Integration) atau Bipolar Large Scale Integration yang merupakan pemadatan dari beribu IC dijadikan satu dalam sebuah chip
2. Perkembangan komputer mikro yang menggunakan microprocessor dan semiconductor yang berbentuk chip untuk memori komputer (Internal Memory), sedangkan komputer generasi sebelumnya masih menggunakan magnetic core storage.

 
 Gambar 6. Komputer palmtop


  •   Generasi kelima

Komputer kelima sedang dalam pengembangan . Komponen yang dipergunakan adalah VLSI dan ULSI. Juga sedang dikembangkan Josephson Junction, teknologi yang kemungkinan bisa menggantikan chip.
Komponen Teknologi Informasi, komponen teknologi informasi terdiri dari :
1. Hardware (CPU, memory, I/O device, Interconnector)
2. Software (Sistem Operasi, program paket, program aplikasi)
3. Brainware (Analis, Programmer, manajer, Database Administrator)
4. Firmware (Instruksi yang disimpan permanent dalam ROM)
5. Infoware (user manual, SOP, cyber law)

Gambar 8. Abstraksi komponen Teknologi Informasi dengan user



Manfaat Teknologi Informasi dalam Bidang Industri

Sejak Dahulu Teknologi sudah ada atau manusia yang sudah menggunakan Teknologi.Seseorang menggunakan Teknologi karena Manusia memiliki akal dan pikiran,Dengan Memiliki akal Manusia ingin keluar dari Masalah,ingin hidupnya menjadi lebih baik,lebih aman dan sebagainya. Perkembangan teknologi terjadi karena seseorang menggunakan akal dan pikirannya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya.
Pada Negara-negara yang sedang berkembang,memerlukan begitu banyak hal untuk mendukung perkembangan negara mereka. Negara-negara tersebut saling meningkatkan berbagai kemampuan mereka dalam segala aspek kehidupan masyarakat seperti pada aspek pertanian serta industri yang akan dibahas pada artikel ini. Kemudian, selain itu mereka juga mengadakan investasi dalam aspek kesehatan masyarakat begitu pula dalam aspek pendidikan.
ndustri adalah badan perusahaan atau organisasi yang menghasilkan barang dan jasa. yaitu industri yang menghasilkan bahan baku yang membuat bermacam-macam produk.baik produk yang setengah jadi atau produk yang sudah jadi sepenuhnya.Kemajuan Teknologi Informasi membawa pengaruh besar terhadap perkembangan dalam teknologi manufaktur.perubahan yang dimaksud dalam penggunaan Teknologi Informasi ini yaitu terkendalinya proses perencanaan,pengendalian internal terhadap perusahaan atau organisasi,dengan teknologi informasi ini,seseorangpun akan dimudahkan dalam kegiatan manufakturnya berupa keselamatan kerja,kesehatan karyawan.apabila situasi lingkungan berubah,maka rencana organisasi itupun harus berubah supaya jalannya organisasi tetap stabil,dikarenakan adanya responsif yang baik kalau tidak ingin terjadi penurunan aktivitas yang sukar dihindarkan.oleh karena itu kondisi ini perusahaan harus meningkatkan inovatif dalam semua aspek supaya terjadi competitive yang ketat.
Dengan adanya Teknologi Informasi memberikan manfaat yang pesat bagi perusahaan,seperti perusahaan mampu mengendalikan aktivitas bisnis yang rumit,sehingga dapat menghasilkan informasi yang relevan,yaitu artinya memiliki tujuan yang spesifik,jelas,dan masuk akal,tepat waktu,adalah dimana informasi tersebut sesuai dengan yang diminta,atau tidak terlambat,yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan pengguna khalayak,dan dapat dipahami.selain itu melancarkan operasi perusahaan,kinerja perusahaan,yang menjadikan perusahan semakin efisien.dampaknya perusahaan dapat bertahan dalam globalisasi.selain banyak manfaatnya,Teknologi informasi ini tidak selalu berdampak positif bagi semua aspek perusahaan,dikarenakan hilangnya kesempatan kerja,dan dapat menimbulkan crime of work bagi perusahaan,misalnya: hacker account karyawan,yang dapat merugikan karyawan perusahaan tsb,dan penyimpangan dalam perusahaan seperti karyawan membeli aset perusahaan untuk kepentingan pribadinya,hal ini dapat dilakukan dengan menghubungi pihak-pihak yang bekerjasama dalam perbuatan tersebut,tentunya pasti menggunakan teknologi informasi yang sudah canggih saat ini.
Perkembangan teknologi dapat menaikan kualitas / mutu produksi, misalnya pada pengolahan minyak bumi, yang semula kita mengenal bensin, sekarang kita mengenal premium.Teknologi Informasi sangat berguna dalam macam-macam Industri Sebagai berikut.
1.  Bidang industri Otomotif
Mobil-mobil di buat dari kerangka body, mesin, peralatan elektronik di pabrik dengan bantuan robot yang dikendalikan oleh komputer dengan leih akurat. Dengan bantuan komputer pabrik-pabrik otomotif bisa memproduksi mobil dalam jumlah ratusan perbulan, yang tidak mungkin dikerjakan secara manual dengan tenaga manusia.
2. Bidang Industri Perfilman
Semua efek-efek di dunia akting , animasi, dan penyotingan adegan film semua di rekam dengan perangkat elektronik yang dihubungkan dengan komputer. Animasinya juga di kembangkan mempergunakan animasi yang dibuat dengan aplikasi komputer. Sebagai contoh film-film Hollywood berjudul TITANIC itu sebenarnya tambahan animasi untuk menggambarkan kapal raksasa yang pecah dan tenggelam, sehingga tampak menjadi seolah-olah mirip dengan kejadian nyata.
3. Bidang Industri Rekaman
Bahwa untuk menghasilkan suara yang bagus perlu pengaturan perekam dan modifikasi suara dengan media komputer, serta mencetak lagu-lagunyapun di bantu dengan system komputer. Untuk mencetak album kedalam VCD atau DVD perlu bantuan pogram komputer untuk memproses pembuningan atau pembakaran CD sehingga bisa merekam suara dengan kualitas sangat tinggi.
Jadi Perbedaan Jasa dengan Manufaktur akan membedakan perilaku jasa atau konsumsi dalam pengoperasiannya.Selain menghasilkan manfaat, perkembangan teknologi informasi juga dapat menimbulkan beberapa dampak negatif bagi perusahaan, seperti tertutupnya kesempatan kerja, timbulnya resistance to change serta timbulnya kejahatan- kejahatan teknologi informasi yang dapat merugikan perusahaan.














DAFTAR PUSTAKA

http://facultyjradi.blogspot.com/2012/06/jurnal-teknologi-informasi-di-bidang.html


Senin, 30 November 2015

Makalah Teori Organisasi Umum (UKM)




KETUA KELOMPOK :

Leksono Nanto Putro                                                    16114017


ANGGOTA KELOMPOK :

Alfiyyah Azhar Ulfah                                                    10114826

Arga Widya Pratama                                                     11114523

Bagus Yoga Saputra                                                      1C114869

Cahyo Budi Wibisono                                                   16114935

Kurnia Achmad Hidayatullah                                        15114933

Muhamad Gifari Dwi Iransa                                          16114935

Muhammad Iqbal Rafik                                                 17114353

Rizky Dwi Nugroho                                                       19114680

Taqiyuddin Dzakwan                                                    1A114665

Winona Safia Daraget                                                    1C114288

Wira Kurniawan                                                            1C114289




 Segala  puji  hanya  milik  Allah SWT.  Shalawat  dan  salam  selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW.  Berkat  limpahan  dan rahmat-Nya kami  mampu  menyelesaikan  tugas  makalah ini guna memenuhi tugas  mata kuliah Teori Organisasi Umum.
Dalam tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yang kami hadapi. Namun kami menyadari bahwa kelancaran dalam materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan, dari kerja sama tim, sehingga kendala-kendala yang kami hadapi teratasi.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang kaitan Usaha Kecil Menengah, yang kami sajikan berdasarkan referensi, survey dan mewawancarai langsung. Makalah ini di susun oleh kami dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri kami maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya para mahasiswa Universitas Gunadarma. Kami sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Untuk itu,  kepada  dosen  pembimbing  kami  meminta  masukannya  demi  perbaikan  pembuatan  makalah  kami  di  masa  yang  akan  datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.
 
Depok, 23 Oktober 2015






DAFTAR ANGGOTA.............................................................................................................................i.. i....
KATA PENGANTAR............................................................................................................................ii.. ii
DAFTAR ISI..........................................................................................................................................iii. iii
BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................................................1.. 1
1.1 Latar Belakang..................................................................................................................................1. 1
1.2 Rumusan Masalah.............................................................................................................................1. 1
1.3 Tujuan Pembahasan..........................................................................................................................2. 2
1.4 Manfaat Penelitian............................................................................................................................2. 2
1.5 Batasan Masalah................................................................................................................................2. 2
BAB II PENDEFINISIAN......................................................................................................................3.. 3
2.1 Definisi UKM....................................................................................................................................3... 3
2.2 Kriteria UKM....................................................................................................................................3... 3
3.3 Jenis – jenis UKM.............................................................................................................................3... 3
BAB III PEMBAHASAN.......................................................................................................................5.. 5
3.1 Biografi.............................................................................................................................................5 5
3.2 Sejarah...............................................................................................................................................5. 5
3.3 Hasil Kunjungan................................................................................................................................6. 6
BAB IV PENUTUP................................................................................................................................9. 9
4.1 Kesimpulan.......................................................................................................................................9. 9
4.2 Saran..................................................................................................................................................9. 9
DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................................................10





.. 10
 




Ilmu pengetahuan selalu berkembang dan mengalami kemajuan yang sangat pesat, sesuai dengan perkembangan zaman dan perkembangan cara berpikir manusia. Persaingan dalam dunia bisnis semakin berkembang dan bersaing hal ini dapat kita lihat dengan banyaknya perusahaan sejenis yang menawarkan jenis produk yang hampir mirip.  Contoh persaingan yang terjadi dapat dilihat pada produk Sajadah, sajadah merupakan kebutuhan beribadah (shalat) bagi umat muslim. Karena banyaknya umat muslim di Indonesia, maka perusahaan saling berlomba - lomba untuk menciptakan produk sajadah yang berkualitas
   sehari umat muslim wajib mendirikan shalat sebanyak lima kali, shalat tersebut merupakan wajib yang harus dilaksanakan tanpa kecuali bagi muslim. Oleh sebab itu permintaan sajadah di pasaran sangat besar
   Dengan melihat kesadaran umat muslim di Indonesia yang cukup tinggi terhadap kenyamanan beribadah, maka banyak permintaan sajadah yang bermutu dan berkualitas tinggi di pasar. Dengan banyaknya pilihan sajadah maka calon pembeli atau konsumen sajadah akan lebih banyak pertimbangan. Konsumen akan membeli sajadah yang berkualitas dengan harga yang terjangkau.


Dari uraian di atas timbul beberapa pokok permasalahan berkaitan dengan usaha sajadah ini, yaitu:

  • Bagaimana cara membuat sajadah ?
  • Bagaimana cara membuat produknya berbeda dan laku dipasaran ?
  • Bagaimana mengetahui kebutuhan dan keinginan konsumen ?



  • Memahami dalam pembuatan sajadah yang berisi silikon
  • Mengetahui kisah wirausaha dari awal mula hingga sukses sekarang
  • Mengetahui cara berwirausaha yang baik
  • Mengetahui keinginan konsumen dari produk yang ditawarkan



Adapun manfaat penulisan makalah ini adalah :

  • Bermanfaat sebagai proses pembelajaran mengenai berwirausaha
  • Menambah pengetahuan dari fungsi dan proses pembuatan sajadah yang berisi silikon
  • Bermanfaat sebagai pembelajaran mewawancara dengan pelaku wirausaha
  • Menambah wawasan dan menginspirasi dari pelaku wirausaha



Dari hasil wawancara kami, ternyata pelaku wirausaha menjelaskan bahwa semasa usahanya menemukan masalah, yaitu kesulitan dalam segmentasi penjualan dan sepinya pelanggan pada tahun 2013. Dengan ini kami menyampulkan masalah sebagai berikut :

  • Bagaimana cara usahanya bisa bertahan hingga sekarang ?
  • Bagaimana cara agar pelanggan kembali ramai ?
  • Bagaimana cara menemukan target pelanggan yang sesuai ?



Usaha Kecil dan Menengah disingkat UKM adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri. Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.”
Kriteria usaha kecil menurut UU No. 9 tahun 1995 adalah sebagai berikut :
1.     Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha
2.     Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (Satu Miliar Rupiah)
3.     Milik Warga Negara Indonesia
4.     Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang tidak dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar
5.     Berbentuk usaha orang perorangan , badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi.
Ada 3 jenis usaha yang bisa dilakukan oleh UKM untuk menghasilkan laba. Ketiga jenis usaha tersebut adalah :
  1. Usaha Manufakur (Manufacturing Business)                                                                          Yaitu usaha yang mengubah input dasar menjadi produk yang bisa dijual kepada konsumen. Kalau anda bingung, contohnya adalah konveksi yang menghasilkan pakaian jadi atau pengrajin bambu yang menghasilkan mebel, hiasan rumah, souvenir dan sebagainya.
2. Usaha Dagang (Merchandising Business)
Adalah usaha yang menjual produk kepada konsumen. Contohnya adalah pusat jajanan tradisional yang menjual segala macam jajanan tradisional atau toko kelontong yang menjual semua kebutuhan sehari-hari.

 3. Usaha Jasa (Service Business)
Yakni usaha yang menghasilkan jasa, bukan menghasilkan produk atau barang untuk konsumen. Sebagai contoh adalah jasa pengiriman barang atau warung internet (warnet) yang menyediakan alat dan layanan kepada konsumen agar mereka bisa browsing, searching, blogging atau yang lainnya.



BAB III
PEMBAHASAN
  • Nama Pemilik  : Wahid Syafruddin
  • Alamat UKM  : Jl. Akses UI (kompol M.yasin) Bhakti 2 No.93
  • Tahun berdiri   : 2009
  • Nama UKM    : Wahid Home industry
Berawal dari mengikuti business plan yang diselenggarakan oleh DIKTI (Direktorat Perguruan Tinggi) di kampus Universitas Pancasila Jakarta. Saat itu Wahid Syafruddin yang akrab disapa wahid ini mengajukan Business plan berupa Matras Batik dan sajadah empuk dari bahan silikon. Ternyata Wahid keluar sebagai salah satu pemenang Program Mahasiswa Wirausaha Universitas Pancasila dan berhak mendapatkan hadiah berupa uang tunai Rp 8 juta.
Ternyata sajadah modifikasi buatan wahid juga disukai orang tuanya dan ia pun berniat untukmengomersikan produknya tersebut. Wahid mengasumsikan jika orang tuanya sendiri menyukai sajadah empuk buatannya, maka 1.000 orang diluar sana pun akan menyukai produk tersebut. Ia pun optimis peluang usaha ini sangat besar dengan pangsa pasar yang cukup luas.
Setelah lulus kuliah wahid pun mendirikan usaha yang diberi nama Wahid Home Industry pada tahun 2010. Hadiah sebagai pemenang sebesar Rp 8 juta dijadikan modal awalnya. ditambah lagi hadiah yang didapat sebagai salah satu finalis wirausaha muda Mandiri Regional Jabodetabek. Modal tersebut lalu ia gunakan untuk pengembangan usaha baik dalam proses produksi maupun pemasaran.Semula wahid membuat sendiri Sajadah empuk dengan peralatan seadanya yang sudah ada dirumah. kemahirannya menjahit ia peroleh secara otodidak, karena sejak kecil wahid sudah terbiasa menggunakan mesin jahit milik orang tuanya. Wahid Home Industry mempunyai visi Indonesian Heritage Come from Home dengan produk unggulan sajadah isi silikon dan matras motif batik. Wahidsangat mengutamakan kualitas dengan standarisasi mutu terbaik dan ditangani oleh tenaga kerja berpengalaman.












Wahid Home industri didirikan oleh wahid syarifuddin,UKM tersebut berdiri 6 tahun yang lalu lebih tepatnya pada tahun 2009.Wahid home industri menjual beraneka macam produk,diataranya: Sajadah empuk,alas duduk dan matras.Namun yang lebih populer ialah sajadah empuk.














Terlihat seorang karyawan sedang menjahit bahan pola untuk alas sajadah empuk dan salah satu seorang karyawan sedang memasukkan silikon ke dalam bahan pola yang telah dijahit.






Bahan Produksi:


  • Kain
  • Alat-Alat jahit
  • Silikon


Produk yang Dihasilkan


Produk produk yang dihasilkan oleh UKM Wahid Home Industry ini adalah :


  1. Matras Batik 180x100cm isi silikon
  2. Alas duduk 40x40cm isi silikon
  3. Sajadah 106x65cm isi silikon




Porsi penjualan


Penjualan Dibulan ramadhan bisa melebihi penjualan dibulan bulan biasa.bahkan bisa naik hingga 4x lipat







Harga Penjualan
Produk
Pembelian
Diskon
Harga Satuan
Matras Batik
1
-
250000
≥10
20%
200000
Sajadah
1
-
150000
≥10
35%
97500
≥20
40%
90000
Alas duduk
1
-
75000
≥10
35%
48750
≥20
40%
45000
Segmentasi Penjualan
Umur
Keterangan pembeli
25-35 tahun
Ibu-ibu
35-45 tahun
Untuk diri sendiri atau dijual lagi,keluarga
45-55 tahun
Untuk diri sendiri
Pemasaran
Nasional lewat web seperti tokopedia, kaskus, dan non online seperti lewat bazar-bazar atau datang langsung ke toko
Segmen Pasar
Pemilik Usaha à Konsumen
Cara Jual
Satuan dan partai (banyak)
Modal Usaha
Rp. 8.000.000,00
Penghasilan
Bapak Wahid Syarifudin bisa mendapatkan omset  20-25jt perbulan, apabila menjelang ramadhan Pak Wahid Syarifudin bisa mendapatkan omset lebih banyak yaitu 4x lipat perbulannya

BAB IV
PENUTUP
Dari paparan atau penjelasan tersebut, maka kita dapat menyimpulkan bahwa UKM (Usaha Kecil dan Menengah) itu ialah sebuah kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil yang perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat. Peranan UKM dalam perekonomian tradisional diakui sangat besar. Hal tersebut dapat dilihat dari kontribusi UKM itu sendiri terhadap lapangan kerja, pemerataan pendapatan, pembangunan ekonomi daerah, dan sebagai penggerak peningkatan ekspor manufaktur atau nonmigas.
Adapun hasil dari observasi UKM yang kami paparkan yaitu Wahid Home Industri menjual produk rumah tangga berupa sajadah. Wahid Home Industri beroperasi sejak tahun 2009 dan UKM tersebut mendesain produknya sendiri dengan bahan matras, kain, dan alat-alat jahit yang terbuat buat dari silikon. Sajadah tersebut empuk, tidak mudah menyerap air, cepat kering ketika dicuci, dan sangat nyaman digunakan saat salat. Modal awal Wahid Home Industri itu sendiri dari hasil hadiah lomba. Serta produknya tersebut dijual dengan harga yang cukup terjangkau yaitu Rp 150.000,-/buah. Omset dari hasil penjualannya bisa mencapai Rp 20.000.000 – Rp 25.000.000,-/bulan. Bahkan pada saat menjelang bulan ramadhan omset dapat mencapai Rp 100.000.000,-/bulan.
Saran dari kami untuk Wahid Home Industri yaitu harus mempertahankan penjualan produknya itu sendiri, lebih meningkatkan kualitas dan kreatifitas dalam mendesainnya agar dapat lebih banyak lagi konsumen yang membelinya karena dalam membuka usaha itu banyak sekali persaingan yang semakin kompetitif. Keberadaan UKM juga dituntut untuk dapat bersaing dengan pelaku usaha lainnya, mengurangi pengangguran, serta dapat membantu meningkatkan perekonomian negara. Maka dari itu pelayanan, fasilitas, kenyamanan, keamanan, kebersihan, dan kejujuran dalam usaha juga harus lebih ditingkatkan terus agar kepercayaan konsumen dapat terjaga dan konsumen juga dapat merasa puas. Sehingga usaha tersebut dapat berjalan secara efektif dan efisien dalam memenuhi suatu tujuan promosi UKM agar dapat bersaing dan maju dipasar bebas.